DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Lima Prinsip Hidup Bahagia dan Bermakna

image
(Bisnisabc.com/Kiriman)

S2: Spirituality

Spiritualitas melampaui batas-batas agama formal; ia adalah kesadaran akan koneksi kita dengan sesuatu yang lebih besar. 

Neurosains menemukan bahwa praktik spiritual seperti meditasi dan doa mengubah struktur otak, meningkatkan ketenangan dan kebahagiaan. 

Baca Juga: Bebas dari Unsur Politisasi, Kejaksaan Agung Pastikan Penetapan Tom Lembong sebagai Tersangka

Penelitian oleh Richard Davidson menunjukkan bahwa spiritualitas mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan empati, kasih sayang, dan ketenangan batin. 

Spiritualitas bagaikan jembatan yang membawa kita menuju kedamaian sejati, di mana kita merasakan kehadiran makna dalam keheningan terdalam.

Contoh: Mahatma Gandhi dan Kekuatan Doa dan Meditasi

Baca Juga: Xiaomi 15 Resmi Rilis: Ponsel Pintar dengan Chipset Snapdragon 8 Elite dan Baterai 5400 mAh

Mahatma Gandhi menggabungkan praktik doa dan meditasi sebagai bagian integral dari hidupnya. Dalam perjuangannya untuk kemerdekaan India, Gandhi menunjukkan bahwa spiritualitas bukan hanya soal keyakinan pribadi, tetapi sumber kekuatan yang memandu tindakannya. 

Meditasi dan doa membantunya menemukan ketenangan dan kekuatan batin, meskipun menghadapi tekanan besar. 

Gandhi menginspirasi banyak orang untuk menemukan kedamaian dalam diri mereka dan mengaplikasikan spiritualitas dalam tindakan nyata yang penuh makna.

Baca Juga: Pedagang Pasar Serang Minta Penertiban PKL untuk Akses yang Lebih Baik

Contoh-contoh di atas menampilkan bagaimana lima prinsip kebahagiaan dan makna hidup ini terwujud dalam kisah nyata tokoh-tokoh besar. 

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Berita Terkait