Catatan Denny JA: Lima Prinsip Hidup Bahagia dan Bermakna
- Penulis : Imron Fauzi
- Selasa, 12 November 2024 09:46 WIB

Kebahagiaan bukanlah tujuan akhir; ia adalah jejak yang kita tinggalkan dalam setiap langkah. Seperti sungai yang mengalir tanpa henti, kebahagiaan terus hadir melalui setiap hubungan, tawa, pencapaian kecil, dan kedamaian yang kita temukan di dalam diri.
Kita adalah penjelajah dalam hutan makna. Setiap langkah membuka jalan menuju kebahagiaan yang tersembunyi di balik dedaunan hidup.
Wina, 3 November 2024.***
Baca Juga: Bebas dari Unsur Politisasi, Kejaksaan Agung Pastikan Penetapan Tom Lembong sebagai Tersangka
Referensi:
Barbara Fredrickson dalam bukunya Positivity (2009, Crown Publishing Group) mengeksplorasi dampak positif pada kesejahteraan mental, menunjukkan bagaimana optimisme membentuk kesejahteraan hidup.
Richard Davidson, dalam The Emotional Life of Your Brain (2012, Plume), mengungkapkan bagaimana spiritualitas dan emosi mempengaruhi struktur otak.
Baca Juga: Xiaomi 15 Resmi Rilis: Ponsel Pintar dengan Chipset Snapdragon 8 Elite dan Baterai 5400 mAh
Mihaly Csikszentmihalyi, dalam Flow: The Psychology of Optimal Experience (1990, Harper & Row), menjelaskan bagaimana passion dan flow adalah kunci kebahagiaan sejati.