Catatan Denny JA: Lima Prinsip Hidup Bahagia dan Bermakna
- Penulis : Imron Fauzi
- Selasa, 12 November 2024 09:46 WIB

-000-
P1: Personal Relationship
Hubungan personal yang hangat adalah sumber kebahagiaan yang mendasar.
Baca Juga: Bebas dari Unsur Politisasi, Kejaksaan Agung Pastikan Penetapan Tom Lembong sebagai Tersangka
Harvard Study of Adult Development, yang berlangsung lebih dari 80 tahun, mengungkap bahwa ikatan sosial yang mendalam dan saling percaya meningkatkan kesejahteraan emosional dan kesehatan fisik.
Kita menemukan bahwa kebahagiaan terletak pada keintiman dalam hubungan personal, pada persahabatan, cinta keluarga, atau rasa kebersamaan dalam komunitas.
Hubungan yang bermakna adalah benih kebahagiaan yang tumbuh subur di dalam jiwa.
Baca Juga: Xiaomi 15 Resmi Rilis: Ponsel Pintar dengan Chipset Snapdragon 8 Elite dan Baterai 5400 mAh
contoh: Nelson Mandela.
Setelah menghabiskan 27 tahun di penjara, Nelson Mandela keluar dengan pesan pengampunan dan rekonsiliasi, bukan kebencian.
Alih-alih membalas dendam, Mandela memilih untuk membangun hubungan yang kuat dan harmonis antara semua etnis di Afrika Selatan.
Hubungan personal yang hangat dan rasa pengertian yang mendalam di antara individu-individu berperan penting dalam mendorong bangsa yang terluka ini menuju perdamaian.
Baca Juga: Pedagang Pasar Serang Minta Penertiban PKL untuk Akses yang Lebih Baik
Ini menunjukkan bahwa hubungan personal yang hangat bukan hanya mendatangkan kebahagiaan pribadi tetapi juga memperkuat komunitas secara keseluruhan.