DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Hukum Kelima Hidup Bermakna, Spiritualitas dan Wellness

image
Catatan Denny JA: Hukum Kelima Hidup Bermakna, Spiritualitas dan Wellness. (ilustrasi)

Buddhisme menekankan pencerahan melalui meditasi, sementara stoikisme mengajarkan penerimaan terhadap takdir sebagai kunci kedamaian batin.

Ajaran-ajaran ini menyatukan spiritualitas dan wellness, menciptakan jalan hidup yang lebih bermakna. Ketika kita merangkul kedamaian batin, tubuh dan pikiran kita menyusul dalam harmoni.

Spiritualitas, pada akhirnya, bukanlah perjalanan terpisah; ia adalah keseimbangan yang membawa kita pada kehidupan yang utuh.

Baca Juga: Mantan wartawan terjun Kebinsin Kuliner jualan es dawet, dari cuma Rp20 ribu kini sehari bisa cuan Rp3 juta

-000-

Menyatu dengan Dunia dan Diri Sendiri

Seperti akar pohon yang merambat dalam, spiritualitas menanamkan kedamaian di hati, memberi fondasi kuat dalam menghadapi hidup.

Baca Juga: Sekda Katingan Instruksikan Jajaran Dinas Semakin Kreatif Gali Sumber PAD

Ia membawa kita melampaui pencapaian material, menuju hubungan yang lebih dalam dengan dunia, dengan sesama, dan dengan diri sendiri.

Ketika spiritualitas menyentuh hidup kita, kita tidak hanya menemukan diri yang lebih baik tetapi juga dunia yang lebih bermakna.

Dengan keseimbangan antara spiritualitas dan wellness, kita bisa menjalani hidup dengan kedamaian yang sejati—kedamaian yang membawa kebahagiaan, kesehatan, dan makna dalam setiap langkah kita.

Baca Juga: Bantal Kereta Cepat Whoosh Hilang, KCIC Imbau Penumpang Agar Tak Merusak Fasilitas

Saat spiritualitas menyentuh hati, hidup terasa penuh makna, dan kita menemukan kebahagiaan dalam kehadiran yang tenang dan utuh.***

Halaman:
1
2
3
4
5
6

Berita Terkait