Denny JA Terbitkan Buku Puisi Esai ke-6 tentang Sisi Gelap Sejarah Kemerdekaan
- Penulis : Imron Fauzi
- Senin, 24 Juni 2024 13:16 WIB

-000-
Tapi apa itu puisi esai? Denny JA menjelaskan. Puisi esai yang digagasnya itu merupakan inovasi cara bertutur.
Ketika kita ingin menuliskan kisah sejarah atau true story misalnya, kisah itu bisa dibuatkan dalam bentuk makalah ilmiah. Atau kisah itu bisa dibuatkan reportase jurnalisme. Kedua cara bertutur ini harus bersandar pada fakta.
Baca Juga: 4 Lukisan Denny JA Artificial Intelligence The Harmony of Religions
Denny JA mengembangkan cara lain bahwa kisah true story itu, yang acap kali dramatis, itu bisa diekspresikan dalam bentuk puisi esai.
Sebagai puisi esai, elemen fiksi begitu kokoh. Sementara elemen fakta disampaikan lewat catatan kaki yang sentral dalam puisi esai.
Benar itu peristiwa terjadi. Benar itu terjadi di tahun dan tempat tertentu. Tapi dihadirkan di sana drama yang fiksi, agar peristiwa itu lebih mudah diingat, lebih dramatis, dan lebih menyentuh hati.
Baca Juga: 4 Lukisan Denny JA Artificial Intelligence The Harmony of Religions
Di tahun 2024, Denny J.A. menerbitkan dan mempublikasi buku puisi esainya yang ke-6. Judulnya, "Yang Tercecer di Era Kemerdekaan."
Sebelumnya, Danny J.A. juga sudah pernah menerbitkan 5 buku puisi esainya lainnya.
Pertama adalah "Atas Nama Cinta," yang terbit di tahun 2012. Buku ini menggali dan merekam suasana diskriminasi yang masih dirasakan publik luas setelah reformasi.
Baca Juga: 4 Lukisan Denny JA Artificial Intelligence The Harmony of Religions
Link: https://www.facebook.com/share/p/LK7yCaQC9TLvhhvj/?mibextid=K35XfP