DECEMBER 9, 2022
News

Denny JA Jelaskan Masa Depan Puisi Esai dan Refleksi tentang Musik Jazz

image
Denny JA Jelaskan Masa Depan Puisi Esai dan Refleksi tentang Musik Jazz (Istimewa)

Carnegie Hall adalah tempat yang hanya menerima pertunjukan musik yang diakui memiliki nilai seni tinggi. Dari sini, jazz terus berkembang hingga tampil di festival internasional, menyebar dari New Orleans ke Eropa, seperti Prancis dan Belanda. 

Tokoh-tokoh seperti Louis Armstrong dan Duke Ellington menjadi pelopor dalam membangun citra jazz sebagai seni tinggi.

Perubahan ini mengajarkan kita banyak hal. Bagaimana musik yang awalnya dicemooh sebagai “musik kaum rendahan” dapat diakui sebagai inovasi dan seni berkelas?

Baca Juga: Meski Utamakan Penyerapan Beras Lokal, Bulog Tetap Lakukan Impor

Dua Faktor yang Mengubah Citra Jazz

Ada dua hal yang membuat jazz mampu bertahan dan berkembang menjadi genre yang dihormati.

Pertama, komunitas yang aktif dan berkelanjutan, meskipun pada awalnya dihujat, komunitas jazz tetap hidup. 

Baca Juga: Jota Tampil Memukau sebagai Penyerang Tengah, Liverpool Menang 2-0 atas Ipswich Town

Mereka terus berkarya, menciptakan lagu-lagu baru, tampil di berbagai panggung, dan mengadakan festival-festival.

Komunitas yang aktif dan berkelanjutan ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi jazz, bahkan melampaui opini negatif dari para kritikus dan elit budaya saat itu.

Kedua, lahirnya Creative Minority. Dari komunitas jazz, muncul individu-individu brilian—creative minority—yang memberikan lompatan estetis. 

Baca Juga: Satrio Arismunandar pada Diskui Kreator Era AI: Artificial Intelligence Hasilkan Informasi Cepat

Tokoh seperti Louis Armstrong dan Duke Ellington menghadirkan inovasi dan kualitas tinggi yang meningkatkan citra jazz. 

Halaman:
1
2
3
4

Berita Terkait