Cara Taklukkan Pasar Generasi Z Melalui Digital Marketing, Ternyata Tak Hanya Soal Personal Branding!
- Penulis : Imron Fauzi
- Senin, 02 September 2024 23:30 WIB

Menghadapi pasar Generasi Z, bisnis harus mengedepankan kreativitas dan inovasi dalam setiap kampanye digital marketing.
TikTok, misalnya, menawarkan berbagai fitur seperti filter dan musik yang dapat digunakan untuk membuat konten yang terasa lebih personal dan "gue banget" bagi audiens muda.
Untuk menarik perhatian Generasi Z, cobalah membuat konten yang selalu terasa baru dan segar.
Baca Juga: Denny JA Serahkan Lukisan Paus Fransiskus Membasuh Kaki Rakyat ke Gereja Katolik Santo Servatius
Hindari pola konten yang mudah ditebak; buatlah skenario yang menarik dan selalu ada sesuatu yang baru untuk ditawarkan. Inovasi adalah kunci untuk memenangkan hati generasi ini.
Personal Branding: Menjual Orangnya, Bukan Perusahaannya
Salah satu strategi digital marketing yang penting untuk menargetkan Generasi Z adalah dengan fokus pada personal branding. Generasi Z lebih percaya pada manusia dibandingkan perusahaan.
Baca Juga: Bantal Kereta Cepat Whoosh Hilang, KCIC Imbau Penumpang Agar Tak Merusak Fasilitas
Itulah mengapa banyak akun bisnis di media sosial yang menonjolkan aspek "human touch" mereka, menggunakan nama depan dan berinteraksi seolah-olah mereka adalah teman dari audiens mereka.
Mereka lebih suka membeli dari brand yang terasa lebih personal dan autentik, bukan hanya sekadar perusahaan yang ingin menjual produk.
Konten Praktis dan Cepat untuk Pasar Generasi Z
Baca Juga: Jota Tampil Memukau sebagai Penyerang Tengah, Liverpool Menang 2-0 atas Ipswich Town
Generasi Z dikenal sebagai generasi yang pragmatis dan lebih memilih hal-hal yang praktis.