DECEMBER 9, 2022
Humaniora

Pameran 10 Lukisan Karya Denny JA Dihadiri Kalangan Duta Besar

image
(Bisnisabc.com/Kiriman)

Nama ini berasal dari Santo Fransiskus dari Asisi, yang hidup pada tahun 1181-1226, sekitar 800 tahun lalu.

Santo Fransiskus itu pendiri Ordo Fransiskus, yang sangat memperhatikan kemiskinan, ketidakadilan, dan nasib rakyat kecil.

Karena itu dalam lukisan saya, Paus digambarkan sedang mencuci kaki rakyat kecil. Itu simbol pemimpin yang melayani rakyat kecil, bukan dilayani. Itu memang menjadi karakter utama Paus Fransiskus.

Baca Juga: Hadirkan Psikolog Tika Bisono, SATUPENA Akan Diskusikan Topik Bagaimana Menjalani Hari Tua 

Kedua, yang juga menonjol adalah toleransinya terhadap perbedaan agama. Paus Fransiskus meluaskan tradisi mencuci kaki rakyat kecil.

Dulu, yang dicuci adalah kaki rakyat Katolik. Kini, yang dicuci Paus Fransiskus juga wanita, pria Hindu, dan Muslim.

Paus mengajarkan bahwa pelayanannya untuk umat manusia, tak hanya mereka yang seagamanya.

Baca Juga: BKPM Terbitkan 10 Juta NIB Melalui OSS, Guna Mudahkan Pelaku Usaha dan Investor

“Lihatlah di lukisan saya,” ujar Denny JA,

“Paus mencuci kaki rakyat Indonesia, ada yang beragama Hindu, ada yang beragama Islam. Tentu ini tak benar-benar terjadi. Saya sebagai pelukis, yang dibantu Artificial Intelligence, hanya mengimajinasikannya,” lanjutnya.

Dalam rangka edukasi, panitia ICRP dan Esoterika membuat dua lomba berdasarkan lukisan Denny JA itu. Pertama, lomba esai soal Paus Mencuci Kaki Rakyat Indonesia. Kedua, lomba swafoto di depan lukisan Paus.

Baca Juga: Penggunaan QRIS di PON XXI Aceh-Sumut Dorong Digitalisasi UMKM

Lomba ini sekaligus sosialisasi dari citranya soal pemimpin yang melayani dan prinsip toleransi.***

Halaman:
1
2

Berita Terkait