Imajinasi Faktual dalam Lukisan Denny JA
- Penulis : Imron Fauzi
- Minggu, 25 Agustus 2024 22:21 WIB

Imajinasi Faktual dalam Lukisan Denny JA

Paus ke Indonesia #1

Paus ke Indonesia #2

Paus ke Indonesia #3
Di sini, kemampuannya dalam mengomposisi aneka bentuk lambang, dan menggabungkan jajaran figur umat berbagai agama, elemen-elemen alam seperti langit, planet, dan pohon, seperti diuji.
Hasil dari ujian itu bisa kita simak dalam beberapa lukisan ciptaannya, yang terwujud impresif.
Di kanvasnya tampak beterbangan lambang agama di dunia, yang selama ini mungkin enggan kita ketahui - selain lambang agama kita sendiri.
Baca Juga: Podcast Meghan Markle Tidak Akan Dilanjutkan karena Kesepakatannya dengan Spotify Berakhir
Bintang bulan lambang Islam. Salib berornamen lambang Kristen. Salib dengan gambaran Yesus perlaya lambang Katolik. Salib geometris lambang Protestan. Bintang cakra lambang Buddha.
Lingkaran berbunga lambang Theravada. Bintang segi enam lambang Judaisme. Aksara suci Om lambang Hindu. Lingkaran bertitik dua lambang Tao. Gapura lambang Shinto. Telapak tangan bercahaya lambang Jainisme.
Bunga teratai lambang Mahayana. Dan seterusnya. Menarik, Denny punya ingatan untuk mengingatkan semua itu.
Baca Juga: Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Pemkab Gorontalo Gelar Pasar Murah
Menemukan “Lukisan Masa Depan”
Hasrat Denny mencipta lukisan-lukisan kontekstual seperti ini bagai menjawab tantangan STA (Sutan Takdir Alisyahbana). Syahdan pada 1982, STA menggelar pameran berjuluk “Lukisan Masa Depan” di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Di situ, STA mengatakan bahwa kebudayaan Renaissance telah sampai pada ujungnya, sehingga Kebudayaan Baru harus lahir. Kebudayaan Baru itu harus beranak Kesenian Baru, yakni kesenian yang secara jelas merefleksikan hati nurani manusia, dan merekam serta mendokumentasi suara-suara hati dan pikiran yang baik dan luhur.
Baca Juga: Dibanderol Mulai Rp4,2 Juta, OPPO Reno12 F Series Resmi Meluncur
Dengan begitu, seni harus berkonteks dengan suasana, situasi, dan kejadian di masyarakat. Lukisan-lukisan AI karya Denny adalah jawaban atas itu. Lukisan Denny adalah “lukisan masa depan” itu.