DECEMBER 9, 2022
Bisnis

Bulog Lampung Targetkan Serap Panen Jagung Petani hingga 5.000 Ton

image
Bulog Lampung Targetkan Serap Panen Jagung Petani hingga 5.000 Ton (Antara)

BISNISABC.COM - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menargetkan untuk menyerap panen jagung petani di wilayahnya hingga mencapai 5.000 ton.

"Dengan kapasitas gudang yang ada saat ini, kami menargetkan penyerapan jagung hasil panen petani hingga 5.000 ton. Namun, melihat potensi jagung di sini yang cukup besar, kemungkinan angka ini bisa lebih tinggi, dan kami akan mencari gudang tambahan untuk meningkatkan penyerapan," kata Pimpinan Perum Bulog Kanwil Lampung, Nurman Susilo, seperti dikutip dari Antara pada 13 Agustus 2024.

Untuk mengoptimalkan penyerapan jagung, Bulog telah menambah jumlah gudang dari sebelumnya satu unit menjadi delapan unit.

Baca Juga: Mantan wartawan terjun Kebinsin Kuliner jualan es dawet, dari cuma Rp20 ribu kini sehari bisa cuan Rp3 juta

"Dalam upaya mencapai target penyerapan, kami telah menambah gudang penerima jagung, termasuk dua gudang induk di Kota Bandarlampung dan Metro yang kini telah penuh," lanjutnya.

Selain itu, Bulog bekerja sama dengan mitra di Kabupaten Pringsewu untuk menambah dua unit gudang filial berkapasitas 300 ton dan 600 ton. Di Kabupaten Lampung Selatan, terdapat dua unit gudang dengan kapasitas masing-masing 100 ton.

"Di Kabupaten Lampung Utara, kami juga menambah satu unit gudang baru dengan kapasitas 300 ton, dan di Kabupaten Lampung Tengah ada satu unit gudang berkapasitas 100 ton," jelasnya.

Baca Juga: Sempat Alami Kekeringan, Petani di Lebak Bersyukur Tanaman Padinya Selamat dari Puso

Penambahan gudang ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan jagung dari petani untuk Bulog, serta mendukung pencapaian target penyerapan jagung.

"Dengan adanya gudang tambahan ini, jumlah mitra Bulog juga bertambah dari sebelumnya 10 mitra menjadi 27 mitra, termasuk kelompok tani. Baru-baru ini, empat kelompok tani dari Kabupaten Lampung Timur telah mendaftarkan diri. Jadi, petani yang belum bergabung dengan Bulog dapat mengirimkan hasil panennya kepada kami," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa penyerapan jagung petani Lampung akan dilakukan dengan harga yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), yaitu Rp5 ribu per kilogram untuk jagung kering.

Baca Juga: Menparekraf Sebut Penutupan TNK Secara Berkala Demi Dukung Kelestarian Lingkungan

"Skema bisnis untuk jagung saat ini terbagi dua, yakni pelayanan publik dan komersial. Namun, harga pembelian untuk kedua skema tersebut tetap sesuai dengan harga Bapanas, yaitu Rp5 ribu per kilogram," jelasnya.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait