DECEMBER 9, 2022
Bisnis

Petani Jagung di Lebak Manfaatkan Drone untuk Atasi Kekeringan

image
Manfaatkan Drone untuk Atasi Kekeringan (Antara)

BISBISABC.COM - Petani jagung di Kabupaten Lebak, Banten, memanfaatkan drone untuk penyiraman air dalam mengatasi kekeringan.

Hadi, seorang petani di Kecamatan Maja Kabupaten Lebak merasa sangat terbantu dengan penyiraman air menggunakan drone berkapasitas 30 liter.

Tanaman jagung seluas 16 hektar yang disiram menggunakan drone tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sepekan.

Baca Juga: Kios-kios Yang Ada Di Terminal Pulogadung Waktu Dekat Ini Akan Digusur Dan Diganti Jadi Taman

Para petani jagung di Kecamatan Maja merasa sangat bersyukur dengan adanya penyiraman air di beberapa lokasi melalui drone, sehingga tanaman dapat tumbuh subur dan siap dipanen.

Tanaman jagung tersebut sebelumnya terancam kekeringan akibat fenomena el nino atau kemarau panjang.

Dengan demikian, para petani memastikan tanaman jagung dapat memberikan pendapatan ekonomi.

Baca Juga: Sandiaga Uno Promosikan Potensi Kekayaan Intelektual Indonesia di Swiss

"Kami berharap bantuan tanaman jagung hibrida dari Pemprov Banten dapat meningkatkan kesejahteraan petani setempat," tambah Hadi.

Menurutnya, produktivitas jagung hibrida tersebut mencapai sekitar 5 ton per hektar dalam bentuk pipilan kering dengan harga pasar Rp4.500-5.000 per kilogram.

Para petani menjual hasil panen jagung untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik.

Baca Juga: Permudah Bayar Pajak Bumi dan Bangunan, BPPRD Kota Jambi Buka Layanan Mobil Keliling

"Kami mengembangkan pertanian jagung dengan sistem menyewa lahan milik perusahaan pengembang," jelas Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Maja.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait