DECEMBER 9, 2022
Bisnis

Pastikan Ketersediaan Air, DPTPH Kaltim Upayakan Efektivitas Sistem Irigasi Pertanian

image
Panen raya salah satu lahan pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara. (ANTARA/HO-Adpimprov Kaltim)

BISNISABC.COM - Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur mengupayakan peningkatan efektivitas sistem irigasi sawah.

DPTPH Kaltim memastikan ketersediaan air bagi lahan petani sebagai kunci utama produktivitas hasil pertanian.

“Ketersediaan air adalah inti dari pertanian yang sukses," kata Kabid Produksi Tanaman Pangan DPTPH Kaltim Diah Adiati Yahya. 

Baca Juga: Podcast Meghan Markle Tidak Akan Dilanjutkan karena Kesepakatannya dengan Spotify Berakhir

"Untuk itu, kami membutuhkan sistem irigasi yang dapat mengalirkan air dari sumber-sumber seperti sungai atau bendungan ke lahan pertanian,” imbuhnya.

Menurutnya, irigasi efektif bukan hanya tentang mengandalkan air hujan, tetapi juga memastikan ada saluran pembawa dan pembuang jika terjadi kelebihan air di lahan.

Di Kaltim, jelas Diah, sekitar 85 persen sistem pengairan pertanian masih bergantung pada irigasi tadah hujan. 

Baca Juga: Usai Kalah dari Irak, Asnawi Keluhkan Kondisi Lapangan Stadion GBK: Kurang Baik

Ini berarti bahwa sumber air utama pada irigasi pertanian Kaltim terfokus pada curah hujan.

Namun, ini juga menimbulkan tantangan ketika musim kemarau tiba dan sumber air menjadi berkurang.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim di bidang sumber daya air untuk infrastruktur bendungan yang dapat menampung air hujan.
Di saat diperlukan, air bendungan dipakai mengaliri sawah,” papar Diah.

Baca Juga: Bina Petani Nilam di Aceh Besar, ARC USK Gandeng 20 Pakar 

Beberapa bendungan di Provinsi Kaltim antara lain Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, Bendungan Labanan di Berau, hingga Bendungan Samboja Kutai Kartanegara.

Halaman:
1
2
3
Sumber: Antara

Berita Terkait