KKP Komitmen Tingkatkan Kualitas Budi Daya Ikan untuk Produk yang Aman dan Bergizi
- Penulis : Imron Fauzi
- Minggu, 29 Desember 2024 10:31 WIB

BISNISABC.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bertekad untuk meningkatkan kualitas budi daya ikan demi memastikan produk yang dihasilkan aman, sehat, dan bergizi bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, dalam sebuah keterangan di Jakarta, Sabtu (tanggal).
Didit mengungkapkan bahwa kualitas lingkungan tempat ikan hidup berpengaruh besar terhadap mutu hasil budi daya.
Baca Juga: ADB Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Indonesia untuk Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Faktor-faktor seperti kualitas air, suhu, dan kebersihan habitat menjadi penentu utama dalam kesegaran, rasa, serta nilai gizi ikan.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sangat penting bagi keberlanjutan industri perikanan.
“Kebersihan habitat sangat penting. Ikan yang hidup di lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah atau bahan kimia berbahaya akan memiliki mutu yang lebih baik. Kami terus mendorong peningkatan kebersihan lingkungan,” ujar Didit.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Oppo untuk Gaming dengan RAM di Atas 8 GB, 2025 Wajib Punya!
Selain itu, Didit menambahkan bahwa KKP telah melakukan pemantauan langsung di Balai Besar Perikanan Budi Daya Air Tawar (BBPBAT) Selabintana, Sukabumi, Jawa Barat.
Ia menjelaskan beberapa langkah yang diterapkan untuk meningkatkan kualitas budi daya air tawar di BBPBAT, antara lain penggunaan teknologi budidaya intensif, pengelolaan kualitas air, serta pengembangan standar operasional prosedur (SOP).
Pelatihan untuk petugas dan pengelolaan limbah serta lingkungan juga menjadi fokus utama.
Baca Juga: Penurunan Ekspor Karet Sumut pada November 2024, Terpengaruh Faktor Global dan Cuaca
KKP juga mengembangkan model budi daya ikan nila salin di Karawang, Jawa Barat. Selain kolam produksi, fasilitas yang ada di lokasi tersebut mencakup Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), sistem inlet-outlet, tandon, hingga laboratorium. Proses produksinya sudah menggunakan teknologi mutakhir, termasuk mesin pakan otomatis.