Investasi KEK Capai Rp242,5 Triliun di Kuartal III 2024, Serap 151 Ribu Tenaga Kerja
- Penulis : Imron Fauzi
- Rabu, 27 November 2024 11:55 WIB

BISNISABC.COM - Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melaporkan bahwa hingga kuartal III 2024, realisasi investasi kumulatif di KEK telah mencapai Rp242,5 triliun.
Selain itu, jumlah tenaga kerja yang terserap hingga September 2024 tercatat sebanyak 151.260 orang.
“Dengan 394 pelaku usaha yang beroperasi di KEK, pemerintah optimis target investasi di KEK dapat tercapai,” ungkap Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Baca Juga: Denny JA: Universalization of the Religious Message
Ia juga berharap seluruh KEK mampu memenuhi target yang telah ditetapkan pada akhir 2024.
Dari 24 KEK yang tersebar di Indonesia, delapan KEK unggulan seperti KEK Kendal, KEK Sei Mangkei, KEK Mandalika, KEK Nongsa, KEK Sanur, KEK Singhasari, KEK Kura Kura Bali, dan KEK Lido menunjukkan kemajuan signifikan dengan realisasi investasi di atas 75%.
Di sisi lain, beberapa KEK seperti KEK Batam Aero Technic (BAT), KEK Sanur, dan KEK Kura Kura Bali juga mencatatkan kinerja unggul dalam penyerapan tenaga kerja.
Baca Juga: Usai Bungkam LavAni, Jakarta Bhayangkara Presisi Juara Proliga 2024
"Pemerintah terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan KEK melalui debottlenecking bersama para pemangku kepentingan, sehingga diharapkan kinerja KEK ke depan dapat lebih optimal," tambah Edwin.
Untuk memastikan evaluasi kinerja KEK yang akurat, Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK bekerja sama dengan LPEM UI. Tahun ini, LPEM UI mengembangkan indikator penilaian berbasis tiga pilar: kinerja layanan, capaian, dan dampak luas.
Tim Kajian LPEM UI, Yusuf Reza Kurniawan, menyatakan bahwa hasil evaluasi ini akan memberikan gambaran komprehensif atas kinerja KEK sepanjang tahun dan menjadi dasar perbaikan ke depannya.
Baca Juga: Rekomendasi Nutrisi Sehat untuk Penderita Stroke oleh Dr. Priyanka Ganesha Utami
Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat mempercepat realisasi target investasi dan serapan tenaga kerja yang ditetapkan.***