Kolom
Catatan Denny JA: Renungan Sumpah Pemuda, Warna Nasionalisme di Era Algoritma
- Penulis : Imron Fauzi
- Senin, 28 Oktober 2024 09:38 WIB

Catatan Denny JA: Renungan Sumpah Pemuda, Warna Nasionalisme di Era Algoritma. (istimewa)
Selain itu, transparansi algoritma sangat penting. Platform digital perlu terbuka soal bagaimana informasi dipilih. Hal ini mengurangi manipulasi informasi yang tak disadari.
Warna nasionalisme setiap individu jangan ditentukan algoritma semata.
Empat tahun lagi, Sumpah Pemuda genap berusia seabad. Seperti nyala obor yang terus menyala, nasionalisme yang dulu membara kini berhadapan dengan angin zaman yang berbeda.
Baca Juga: Menko Perekonomian Sebut Pemerintah Dorong Pengembangan Bioavtur
Bukan penjajah yang mengubahnya, tapi kehadiran penguasa tak terlihat - algoritma yang menentukan apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan.
Jakarta, 28 Oktober 2024.***