Hijrah Berkali-kali Ala Denny JA: Buku Inspirasi Untuk Milenial dan Generasi Z
- Penulis : Imron Fauzi
- Jumat, 26 Juli 2024 13:00 WIB

Kejadiannya di bulan November 2023. NJW, mahasiswa Universitas Negeri Semarang, meninggal setelah melompat dari lantai 4 mal Paragon, Semarang.
Di Nusa Tenggara Timur, selama Oktober 2023, ada tiga mahasiswa yang tak lama lagi akan diwisuda dari perguruan tinggi berbeda, juga bunuh diri.
Tak hanya di Indonesia, di tingkat dunia, berdasarkan data WHO (2019) menunjukkan saat ini lebih banyak orang mati bukan karena perang atau kelaparan, tapi karena bunuh diri (793 ribu).
Ada apa dengan generasi muda kita? Mengapa mereka sampai pada titik menyerah pada hidup? Tak adakah cara untuk melewati masalah itu, atau makna hidup tertinggi yang mereka ingin capai itu yang tak ada?
Memaknai Hidup
“Ke mana hidup ini harus diarahkan? Apa makna tertinggi dari hidup ini?”, akan dikenang sebagai apakah jika saya mati nanti?”
Baca Juga: BNI luncurkan kartu TapCash desain khusus NCT 127
Pertanyaan-pertanyaan itu yang selalu mengganggu di keheningan malamnya. Ia selalu merenung, merefleksikan, menggali, hingga “hijrah” berkali-kali untuk “menjadi manusia”.
Dialah Denny JA—seorang intelektual, penulis, penyair, sastrawan, video maker, konsultan politik, pengusaha, dan filantropis. Ia adalah pembelajar ulung dan multitalenta.
Hasil-hasil renungan hidup yang ia tuangkan dalam berbagai karyanya: buku, puisi, video, dan lukisan, telah memberikan banyak pencerahan tentang bagaimana sebaiknya kita memaknai hidup dengan terus “menjadi manusia”.
Baca Juga: Podcast Meghan Markle Tidak Akan Dilanjutkan karena Kesepakatannya dengan Spotify Berakhir
Dalam pandangan saya, “menjadi manusia” artinya menjadi orang yang berprinsip untuk menjalani hidup dengan berpikir dan bertindak dalam kebaikan dan kebenaran, seperti tujuan Tuhan menciptakan manusia.