Pemprov Banten Pastikan Geo Produk UMKM Dapat Tingkatkan Kesejahteraan di Geopark Bayah Dome
- Penulis : Imron Fauzi
- Rabu, 10 Juli 2024 19:52 WIB

BISNISABC.COM - Pemerintah Provinsi (Pemrpov) Banten pastikan geo produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) setempat dapat meningkatan kesejahteraan di kawasan Geopark Bayah Dome.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Pemprov Banten, Virgojanti mengatakan pelaku UMKM perlu memanfaatkan potensi wisatawan ke kawasan tersebut.
Salah satunya melalui Gerai Lengkong Batu Putri yang merupakan salah satu pengembangan geo produk di kawasan Geopark Bayah Dome, yang menjajakan oleh-oleh produk Banten Selatan di Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Kunjungi Stalaktit dan Stalagmit Gua Karst Batu Putih, Harta Karun Kaltara yang Patut Dilestarikan
Virgojanti mengatakan produk-produk yang dijual di Gerai Lengkong ini merupakan produk hasil dari UMKM yang berada di sekitar Kecamatan Panggarangan.
"Mudah-mudahan apa yang digagas ini, ke depannya tidak hanya berkembang di wilayah sini saja, tapi juga meluas di seluruh wilayah terutama prioritas utama di kawasan Geopark Bayah Dome," ujar dia.
Selain itu, ia mengatakan dengan pengembangan UMKM ini akan dapat mendorong nilai tambah bagi masyarakat sekitar yang mengemas opak, ubi, ketan dan dengan kemasan menarik
Baca Juga: Guna Cegah Inflasi, Pemprov Maluku Gencarkan Pasar Murah
Agar produk-produk UMKM di sekitar sini bisa bersaing dengan dunia industri luar, Pemilik Gerai Lengkong Lista Hurustiati mengatakan akan mengkurasi produk-produk UMKM di sini agar sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah.
"Seperti harus ada izin, logo halal, batas kadaluarsa, kemasannya bagus dan higienis. Kita juga akan kembangkan pelatihan dalam rangka pemberdayaan perempuan sehingga hadirnya gerai ini bisa juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar," kata dia.
Lista mengatakan saat ini baru ada tujuh UMKM yang tergabung di Gerai Lengkong dengan produknya yang berbagai macam. Ia menargetkan dalam satu tahun ke depan akan ada 50 UMKM yang bergabung dengannya.
Baca Juga: Tarik Wisatawan, Pemkab Natuna Gelar Geopark Ride 2024
Menurut dia, masyarakat di Kecamatan Panggarangan ini sejatinya banyak yang memproduksi makanan khas. Hanya saja, mereka belum paham apa itu UMKM, izin usaha apalagi sampai pengembangannya.