Petani Lebak Lestarikan Padi Gogo untuk Dukung Swasembada Pangan
- Penulis : Imron Fauzi
- Kamis, 16 Januari 2025 07:39 WIB

BISNISABC.COM - Petani di Kabupaten Lebak, Banten, terus mempertahankan praktik penanaman padi gogo atau padi huma sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, mengimbau para petani untuk tetap melestarikan padi gogo di lahan darat, karena tanaman tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Hingga kini, ribuan petani di Kabupaten Lebak masih menanam padi gogo, terutama di kecamatan seperti Leuwidamar, Cirinten, Sajira, dan lainnya.
Baca Juga: Oppo Reno13 Series Segera Rilis: Inovasi Desain dan Teknologi Terbaru di Awal 2025
Padi gogo ditanam di lahan-lahan pegunungan dan perbukitan secara turun-temurun, terutama oleh masyarakat adat Kaolotan atau Kasepuhan.
Termasuk Suku Badui, yang terus mempertahankan metode pertanian ini dengan masa panen sekitar enam bulan setelah penanaman.
Untuk tahun 2024, padi gogo yang ditanam di akhir 2023 telah mencapai luas 3.039 hektare, dengan hasil 9.935 ton gabah kering pungut (GKP).
Baca Juga: Nonton Scandal Season 3 Eps 1 dan 2: Kisah Menegangkan Polisi Wanita dalam Misi Rahasia
Deni Iskandar berharap petani dapat terus memperluas area tanam padi gogo demi kedaulatan pangan masyarakat.
Salah seorang petani, Suryadi, mengungkapkan bahwa pertanian padi gogo selama ini telah mencukupi kebutuhan pangan keluarga tanpa harus menjual gabah atau beras saat panen.
Tanaman padi gogo yang ditanam pada Oktober 2024 diperkirakan akan dipanen pada Maret 2025, dan seringkali ditanam bersama palawija dan sayuran dengan sistem tumpang sari.
Baca Juga: Selain Oppo! Ini 4 Rekomendasi HP Gaming yang Populer di Tahun 2025
Sementara itu, Kepala Desa Kanekes sekaligus Tetua Adat Badui, Djaro Oom, menjelaskan bahwa masyarakat Badui tidak pernah menghadapi kelaparan karena kebutuhan pangan mereka selalu terpenuhi dari hasil panen padi gogo.