DECEMBER 9, 2022
News

Pengelola Wisata Diminta Tingkatkan Keamanan dan Pelayanan Jelang Libur Akhir Tahun

image
Pengelola Wisata Diminta Tingkatkan Keamanan dan Pelayanan (Antara)

BISNISABC.COM - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim), Ririn Sari Dewi, menekankan pentingnya perhatian terhadap keamanan dan standar pelayanan pariwisata seiring dengan prediksi meningkatnya kunjungan wisata selama libur akhir tahun hingga awal tahun mendatang.

"Ini harus menjadi prioritas, karena selama libur akhir tahun hingga awal tahun biasanya jumlah pengunjung wisata meningkat drastis. Oleh karena itu, segala aspek harus diantisipasi sejak dini, termasuk fasilitas dan layanan publik," kata Ririn di Samarinda, Senin.

Didampingi oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi, Ririn menyampaikan bahwa fokus pada keamanan dan kenyamanan pengunjung didasarkan pada Surat Edaran (SE) Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri, mengenai Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Baca Juga: Perbedaan Vasektomi dan Kebiri: Prosedur dan Dampaknya pada Kesehatan Pria

SE tersebut mengimbau gubernur, bupati, dan wali kota untuk memastikan sektor pariwisata menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang mencakup cleanliness, health, safety, dan environment sustainability (CHSE).

"Semua destinasi wisata diminta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kelayakan fasilitas, seperti bekerja sama dengan BPBD, kepolisian, pemadam kebakaran, Basarnas, PMI, rumah sakit, dan lainnya guna mengantisipasi hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan," tambahnya.

Restiawan Baihaqi juga menyebut bahwa Dispar Kaltim telah beberapa kali mengadakan rapat dengan dinas pariwisata kabupaten/kota, pengelola destinasi wisata, dan pihak terkait lainnya untuk membahas langkah-langkah antisipasi.

Baca Juga: Levante UD Kunjungi Indonesia, Tawarkan Pelatihan Sepak Bola Berkualitas dan Beasiswa ke Spanyol untuk Pemain Muda

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pelaku pariwisata dan agen perjalanan untuk memastikan moda transportasi yang digunakan layak dan nyaman untuk wisatawan.

"Kami juga menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) serta standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) oleh para pelaku pariwisata," jelas Baihaqi.

Baihaqi menambahkan bahwa beberapa destinasi wisata favorit telah disarankan untuk menambah karyawan dan memperbaiki fasilitas parkir, mengingat kenaikan jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 30 persen di banyak tempat wisata.***

Sumber: Antara

Berita Terkait