DECEMBER 9, 2022
Bisnis

PT KAI Daop 7 Madiun Catat 8,5 Juta Penumpang Selama Januari-November 2024

image
PT KAI Daop 7 Madiun Catat 8,5 Juta Penumpang Selama Januari-November 2024 (Antara)

BISNISABC.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 7 Madiun melaporkan jumlah penumpang yang menggunakan jasa kereta api (KA) di wilayah Daop 7 mencapai 8,5 juta orang sepanjang Januari hingga November 2024.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo, menyebutkan bahwa angka tersebut mencakup penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun di wilayah tersebut.

"Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kereta api, yang semakin digemari karena faktor keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi waktu," ungkap Kuswardojo.

Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah, Terimbas Pelemahan Bursa Asia dan Ketidakpastian Kebijakan Bank Sentral Jepang

Untuk menjaga keandalan jalur, PT KAI Daop 7 rutin melakukan pemantauan dan pemeriksaan jalur, terutama menjelang musim hujan.

Peningkatan intensitas pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan petugas penilik jalan (PPJ) yang melakukan pengecekan berkala.

Sebagai persiapan menghadapi lonjakan penumpang pada liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, PT KAI Daop 7 juga tengah melakukan perbaikan dan penggantian prasarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan perjalanan.

Baca Juga: Khairul Jasmi Sebut AI Hanya Alat Bantu, Bukan untuk Menuangkan Isi Pikiran Jurnalis

Beberapa perbaikan yang dilakukan antara lain perbaikan geometri jalur, penggantian rel tipe R54, wesel, serta pembaruan bantalan rel di wilayah Daop 7.

Selain itu, inspeksi jalur juga dilakukan dengan menggunakan metode lokride, di mana petugas melakukan pemantauan langsung dari dalam lokomotif.

PT KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan, guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh penumpang.

Baca Juga: 3 Rekomendasi HP Oppo di Bawah Rp2 Jutaan yang Cocok untuk Gaming

Angkutan libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 akan berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, dengan persiapan yang matang untuk menyambut peningkatan jumlah penumpang.***

Sumber: Antara

Berita Terkait