DECEMBER 9, 2022
Bisnis

Indonesia Perkuat Rantai Pasok Global, Ekspor 50 Ribu Ton Porang ke China

image
Indonesia Perkuat Rantai Pasok Global, Ekspor 50 Ribu Ton Porang ke China (Antara)

BISNISABC.COM - Indonesia menunjukkan kontribusinya dalam rantai pasok bahan baku industri agro global dengan mengekspor 50 ribu ton porang ke China.

Ekspor ini mencakup tanaman jenis umbi-umbian sekaligus herbal, yang menjadi salah satu komoditas andalan.

Ekspor porang ini difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Agrobisnis Komoditas Indonesia (Agrasi) dan GuangXi Huapin Agricultural Technology Co., Ltd.

Baca Juga: Meski Utamakan Penyerapan Beras Lokal, Bulog Tetap Lakukan Impor

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, menjelaskan bahwa kerja sama ini telah dimulai dengan dukungan fasilitas berupa mesin pengering serpih porang untuk 21 industri kecil menengah (IKM).

"Targetnya, pada tahun 2028 akan tercapai transfer teknologi dan produksi tepung glukomanan dengan spesifikasi sesuai kebutuhan industri dalam negeri," ungkapnya.

Kerja sama ini diperkuat dengan penandatanganan kontrak jual beli serpih porang selama enam tahun (2024-2030), dengan volume awal sebesar 25 ribu ton per tahun. Pada 26 November 2024, kedua pihak sepakat meningkatkan jumlah ekspor menjadi 50 ribu ton per tahun.

Baca Juga: Bantal Kereta Cepat Whoosh Hilang, KCIC Imbau Penumpang Agar Tak Merusak Fasilitas

Untuk mendukung peningkatan ekspor ini, Kemenperin menyediakan mesin pengering bersertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bagi IKM di berbagai sentra produksi porang.

Putu menambahkan bahwa kerja sama ini bertujuan menjaga stabilitas harga porang di tingkat petani, yakni sekitar Rp4.000–Rp4.500 per kilogram.

Ia menegaskan, stabilitas harga sangat penting untuk mempertahankan semangat para petani porang dalam memenuhi permintaan pasar global secara berkelanjutan.***

Sumber: Antara

Berita Terkait