Catatan Denny JA: Menyelamlah, Apapun Agama yang Dianut
- Penulis : Imron Fauzi
- Kamis, 31 Oktober 2024 12:10 WIB

Spiritualitas Gandhi memberinya kekuatan dan ketenangan dalam menghadapi tantangan hidup yang berat.
Saint Teresa of Ávila, seorang mistikus Katolik dari Spanyol, mengalami pengalaman batin yang dalam dalam pencariannya akan Tuhan.
Melalui doa dan kontemplasi, ia menemukan kedamaian batin dan makna hidup yang mendalam, yang kemudian dituangkan dalam karya-karya seperti The Interior Castle.
Baca Juga: AYO DAFTAR! SM Entertainment Buka Pendaftaran Global Audition di 2023
Ia percaya bahwa perjalanan menuju kedekatan dengan Tuhan adalah sebuah perjalanan batin yang membawa kedamaian dan pencerahan.
Jalaluddin Rumi, penyair dan sufi besar dari Persia, menemukan makna hidup melalui sufisme dan pencarian batin.
Dalam puisi-puisinya yang mendalam, ia menggambarkan cinta ilahi dan pencarian jiwa untuk bersatu dengan Sang Pencipta.
Baca Juga: Google Tingkatkan Kapasitas Gemini Live: Kini Dapat Berbicara dalam Bahasa Indonesia!
Rumi menekankan bahwa kebahagiaan sejati ditemukan melalui penyatuan dengan Tuhan, bukan dalam keinginan duniawi.
Thich Nhat Hanh, biksu Buddhis asal Vietnam, mengembangkan konsep mindfulness atau kesadaran penuh sebagai bentuk kedamaian batin.
Melalui meditasi dan praktik kesadaran, ia menemukan makna hidup yang berfokus pada cinta kasih dan perhatian terhadap diri sendiri dan orang lain.
Ajarannya telah diterima di seluruh dunia dan menjadi cara untuk mencapai kedamaian batin tanpa harus terikat pada agama formal.