Kolom
In Memoriam: Faisal Basri dan Nyanyian Suara Kritisnya di Mata Denny JA
- Penulis : Imron Fauzi
- Jumat, 06 September 2024 10:14 WIB

(Bisnisabc.com/Kiriman)
Beruntunglah sebuah negara yang memiliki banyak kritikus kuat. Apalagi jika kritik yang dilontarkan berbasiskan data dan riset. Masyarakat lebih diuntungkan lagi jika kebijakan publik yang diambil sudah pula dilezatkan dan diperkaya oleh kritik yang kuat itu.
Selamat jalan Faisal Basri. Terima kasih atas passion, keberanian, kejujuran, riset, dan data, yang ikut menumbuhkan tradisi kritik di Indonesia.***
*CATATAN*
(1) Negara lebih sehat jika membiarkan tumbuhnya tradisi kritik di ruang publik. Buku yang membahas isu ini dengan kuat:
Karl Popper: The Open Society and Its Enemies: New One-Volume Edition on JSTOR
Baca Juga: Jadwal Semifinal Sepakbola di Olimpiade Paris: Maroko vs Spanyol, Prancis vs Mesir