Usai 6 Bulan dari Masa Tanam, Petani Kasepuhan Adat di Lebak Panen Raya Padi Lokal
- Penulis : Imron Fauzi
- Senin, 29 Juli 2024 12:41 WIB

BISNISABC.COM - Petani kasepuhan adat di Kabupaten Lebak, memasuki panen raya padi lokal dengan masa panen selama 6 bulan.
Kepala Desa Citorek Kidul, Kabupaten Lebak, Sumarta berharap panen raya padi lokal dapat memenuhi ketersediaan pangan dan peningkatan ekonomi warga.
Panen raya itu dilakukan secara serentak di lima desa, karena tradisi budaya ketahanan pangan lokal masyarakat adat kasepuhan.
Baca Juga: BNI luncurkan kartu TapCash desain khusus NCT 127
Selama ini, kata dia, masyarakat kasepuhan secara turun temurun mengembangkan pertanian pangan menggunakan benih lokal.
Benih pangan lokal itu aneka ragam jenis diantaranya padi ketan juga padi kui, padi pete atau beras cere.
Mereka mengembangkan pertanian pangan di lahan areal persawahan dan dilakukan hanya satu kali tanam dalam setahun.
Baca Juga: Podcast Meghan Markle Tidak Akan Dilanjutkan karena Kesepakatannya dengan Spotify Berakhir
Namun, pihaknya menerima laporan panen padi lokal tahun ini adanya serangan hama babi hutan.
"Kami berharap panen padi lokal tahun ini menghasilkan pendapatan lebih baik dibandingkan tahun lalu," kata Sumarta.
Iwan (50) seorang petani adat kasepuhan mengatakan petani yang panen padi lokal itu hanya satu kali tanam dalam setahun dengan masa panen selama enam bulan.
Baca Juga: Kepala Dinas Pertanian Sebut Ternak Sapi di Gorontalo Dipastikan Negatif Antraks
Setelah itu, mereka areal persawahan tersebut dijadikan pengembangan budidaya perikanan air tawar.