Disperindag Sebut Harga Cabai di Kepri Tembus Rp100 Ribu per Kg
- Penulis : Imron Fauzi
- Sabtu, 27 Juli 2024 05:12 WIB

BISNISABC.COM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Aries Fhariandi mengatakan harga cabai tembus Rp100 per kilogram.
Aries mencontohkan di pasar tradisional Bintan Center harga cabai nano naik dari Rp80 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu per kilogram.
Sementara harga cabai rawit dan cabai merah, yaitu di kisaran Rp50 ribu sampai Rp68 ribu per kilogram.
Baca Juga: Podcast Meghan Markle Tidak Akan Dilanjutkan karena Kesepakatannya dengan Spotify Berakhir
Ia menyatakan kenaikan harga terjadi akibat stok cabai nano di daerah itu berkurang, dipicu gangguan produksi di daerah-daerah penghasil karena cuaca ekstrem (panas) belakangan ini.
Menurutnya kebutuhan cabai di Kepri selama ini dipasok dari luar daerah, seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh hingga Pulau Jawa.
"Jadi, ketika daerah penghasil mengalami gangguan pasokan cabai, maka harga cabai di Kepri bakal berfluktuatif," ujarnya.
Baca Juga: Permintaan material konstruksi menurun pada semester I-2023, hal ini berdampak pada kegiatan CSAP
Sementara untuk harga cabai rawit dan cabai merah relatif masih stabil, yaitu di kisaran Rp50 ribu sampai Rp68 ribu per kilogram.
Pihaknya terus berupaya menjaga pasokan cabai di Kepri guna memenuhi permintaan masyarakat dan menjaga kestabilan harga di pasaran, karena cabai menjadi salah satu penyumbang angka inflasi.
Upaya yang dilakukan, yaitu menjalin kerja sama dengan berbagai daerah penghasil di Indonesia untuk memasok cabai ke Kepri.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Rabu Sore Turun Terbatas di Tengah Pasar Cermati Utang Pemerintah RI
"Kami telah bekerja sama dengan beberapa daerah penghasil cabai dari Pulau Sumatera hingga Pulau Jawa," ujar dia.