Gubernur Bali Sebut Piala Presiden Dongkrak UMKM di Sekitar Stadion Kapten I Wayan Dipta
- Penulis : Imron Fauzi
- Sabtu, 27 Juli 2024 10:31 WIB

BISNISABC.COM - Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengatakan, Piala Presiden 2024 mampu mendongkrak geliat usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sekitar Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar.
Menurut Sang Made, Piala Presiden menumbuhkan ekosistem baru, ada kreativitas membuat suvenir, pakaian (jersi) Bali United yang dijual di sekitaran Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Meski tidak memberikan estimasi nilai ekonomi dari dampak pelaksanaan ajang Piala Presiden 2024, namun ia memastikan terjadi perputaran ekonomi yang didapatkan pelaku UMKM.
Baca Juga: Lanjut Ekspansi, Chandra Asri Suntik Rp 2,9 Triliun ke Krakatau Posco Energy
Ia pun mengharapkan Bali tetap terpilih sebagai salah satu tuan rumah ajang Piala Presiden tahun selanjutnya.
"Saya harap, kami punya stadion yang bagus, masyarakat senang bola, orang asing nonton bola di sini. Kami harap tahun depan Bali kembali dipercaya tuan rumah dan membuat masyarakat Bali tersenyum," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Alit Mudiarta dalam kesempatan yang sama menambahkan daerahnya memiliki potensi sekitar 60 persen adalah pelaku UMKM.
Baca Juga: Pemkab Sigi Sebut Harga Cabai Rawit Turun hingga Rp70 Ribu per Kilogram Pasca Idul Adha
Dengan hadirnya ajang sepak bola nasional itu, lanjut dia, ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan kinerja usaha mikro dan kecil menengah.
"Ajang Piala Presiden ini membuat UMKM kami berkembang," ucapnya.
Berdasarkan data Bali United, pada pelaksanaan laga terakhir Piala Presiden 2024, terdapat sebanyak 41 pelaku UMKM berpartisipasi di sekitar stadion.
Baca Juga: AHY Sebut Demokrat Mulai Cicil Pemberian Surat Rekomendasi Pilkada Kabupaten Kota
Sementara itu, salah satu pedagang makan minum dan suvenir Ni Luh yang berdagang di depan pintu masuk Stadion Dipta mengaku kecipratan rejeki dengan pelaksanaan ajang olahraga skala nasional termasuk Piala Presiden dan Liga 1 Indonesia.