DECEMBER 9, 2022
Bisnis

Pastikan Tepat Sasaran, Pemkab Gorontalo Utara Pantau Distribusi Elpiji Bersubsidi

image
Pemkab pastikan distribusi elpiji bersubsidi tepat sasaran (ANTARA/Susanti Sako)

BISNISABC.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara memastikan pendistribusian elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg) dilakukan tepat sasaran.

Untuk itu, Pemkab Gorontalo Utara memantau langsung pendistribusian elpiji 3 kg kepada masyarakat.

"Termasuk melakukan pengawasan dan Alhamdulillah tidak ada kelangkaan yang terjadi," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Gorontalo Utara Abdul Wahid Baruadi.

Baca Juga: Podcast Meghan Markle Tidak Akan Dilanjutkan karena Kesepakatannya dengan Spotify Berakhir

Ia mengatakan kelangkaan elpiji bersubsidi tersebut sempat mencuat di ruang publik, seperti dikutip dari Antara pada 20 Juli 2024.

"Keresahan sempat terjadi bahkan ada yang menyebut harga elpiji 3kg melonjak mencapai Rp50 ribu per tabung. Namun setelah ditelusuri ternyata informasi tersebut tidak benar adanya," kata Wahid.

Saat ini permintaan tambahan kuota ekstra dilakukan untuk menyikapi curah hujan tinggi yang melanda hampir tiga pekan ini sehingga permintaan elpiji bersubsidi mengalami peningkatan.

Baca Juga: Dapat Bantuan Renovasi Rumah dari Pemkab Jember, Penerima: Terima Kasih Pak Bupati

Adanya peningkatan permintaan dari kelompok masyarakat pertanian karena musim penghujan. Ada pula permintaan dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Peningkatan permintaan ini membuat kami melakukan kajian untuk menyikapi kondisi yang ada. Sehingga sebagai bentuk antisipasi, maka pemerintah daerah mengajukan skema ekstra penambahan kuota fakultatif sebanyak 8 layak operasi (Lo) atau dalam satu kali Lo berjumlah 560 tabung," kata Wahid.

Artinya jika di akumulasi gerak, maka setiap agen mendapat penambahan ekstra tambahan kuota sejumlah 448 tabung.

Baca Juga: Kemendag Sebut Satgas yang Atasi Impor Ilegal Hanya Berlaku Setahun Lalu Dievaluasi

"Kami berharap peningkatan tambahan ekstra kuota ini akan menstabilkan kembali pemenuhan bahan bakar bersubsidi tersebut," katanya.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait