Berikan Layanan Transportasi, Pemprov Jatim Kembangkan Angkutan Umum Rute Bangkalan Surabaya
- Penulis : Imron Fauzi
- Kamis, 11 Juli 2024 23:17 WIB

BISNISABC.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mengembangkan angkutan umum Trans Jatim rute Bangkalan-Surabaya.
Hal ini dilakukan oleh Pemprov Jatim untuk memberikan layanan transportasi umum yang layak dengan tarif terjangkau.
Menurut Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M Edie di Bangkalan, Jawa Timur, Kamis, selain untuk membantu masyarakat di bidang jasa transportasi umum.
Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, ASDP Percepat Pembangunan Infrastruktur di Pelabuhan Merak
Penyediaan angkutan umum itu juga untuk mendorong kemajuan dan pengembangan ekonomi Jawa Timur.
"Penyediaan layanan transportasi umum ini juga dimaksudkan agar masyarakat Bangkalan yang bekerja di Surabaya tidak kesulitan transportasi apabila hendak berangkat dan pulang kerja," katanya.
Selain itu, warga Bangkalan yang bekerja di Surabaya tidak harus tinggal di Surabaya, akan tetapi bisa pulang ke Bangkalan.
Baca Juga: Hadirkan Sastrawan Okky Madasari, Satupena Akan Berdiskusi tentang Menulis yang Berdampak
Arief menjelaskan, penyediaan transportasi umum rute Bangkalan-Surabaya oleh Pemprov Jatim ini merupakan upaya terpadu dan berkesinambungan dari beberapa wilayah di Jawa Timur.
"Sebab, rute yang dibuka untuk Trans Jatim oleh pemprov melalui Dinas Perhubungan Jawa Timur tersebut bukan hanya rute Bangkalan-Surabaya saja, akan tetapi juga di sejumlah kabupaten/kota lain di sekitar Surabaya," katanya, menjelaskan.
Sebelumnya pada acara diskusi kelompok terarah pada 9 Juli 2024 yang digelar di Pendopo Pemkab Bangkalan, Kepala Dishub Jatim Nyono menjelaskan bahwa Trans Jatim telah menghubungkan beberapa wilayah di Jawa Timur melalui tiga rute koridor yang telah beroperasi, plus koridor 4 rute Lamongan-Gresik yang akan diluncurkan pada Agustus 2024.
Baca Juga: Hadir pada Diskusi Satupena, Okky Madasari Sebut Penulis Harus Meramu Imajinasi dan Realita
Trans Jatim rute Bangkalan-Surabaya masuk koridor 5. "Dan untuk koridor 5 ini, kami telah menyediakan sebanyak 15 unit bus," kata Nyono.